100 Days of Real Food: On a Budget: Simple Tips and Tasty Recipes to Help You Cut Out Processed Food

100 Days of Real Food: On a Budget: Simple Tips and Tasty Recipes to Help You Cut Out Processed Food

PPKn terangkan mengenai proses kemandirian remaja​

terangkan mengenai proses kemandirian remaja​

Kemandirian merupakan salah satu tujuan yang hendak dicapai dalam setiap proses kehidupan. Meski manusia terlahir membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhannya, seiring dengan berjalannya waktu dan tugas perkembangan, seorang remaja akan perlahan melepaskan diri dari beberapa ketergantungan, seperti orangtua dengan belajar untuk mandiri.

Kemandirian sering disejajarkan dengan kata independence meskipun sebenarnya ada perbedaan tipis dengan autonomy.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kemandirian diartikan dengan hal atau keadaan seseorang dapat berdiri sendiri atau tidak bergantung kepada orang lain. Artinya kemandirian adalah kesiapan dan kemampuan individu untuk berdiri sendiri yang ditandai dengan mengambil inisiatif. Selain itu mencoba mengatasi masalah tanpa meminta bantuan orang lain, berusaha dan mengarahkan tingkah laku menuju kesempurnaan.

Biasanya anak yang mandiri lebih mampu memikul tanggung jawab dan pada umumnya mempunyai emosi yang stabil. Kemandirian biasanya ditandai dengan menentukan nasib sendiri, kreatif, dan inisiatif, mengatur tingkah laku, bertanggung jawab, dan mampu menahan diri.

kemandirian dapat berkembang dengan baik bila diberikan kesempatan untuk berkembang melalui latihan yang dilakukan sejak dini. Kemandirian semakin berkembang seiring pertambahan usia.

Tahapan Perkembangan Kemandirian:

-Usia 0-2 tahun

Sampai usia dua tahun, anak masih dalam tahap mengenal lingkungannya, mengembangkan gerak-gerik fisik dan memulai proses berbicara.

Pada tahap ini anak masih sangat bergantung dengan orangtua dalam memenuhi kebutuhan dan keinginannya.

-Usia 2-6 tahun

Di usia 2-6 tahun, anak mulai belajar menjadi manusia sosial dan bergaul. Mereka mengembangkan otonominya seiring dengan bertambahnya kemampuasn dan keterampilan yang dimiliki.

Pada masa ini, mereka mulai mengenali toilet training, yaitu melatih anak ke kamar mandi secara mandiri.

-Usia 6-12 tahun

Pada masa ini anak belajar untuk menjalankan kehidupan sehari-harinya secara mandiri dan bertanggung jawab. Di masa ini anak belajar dijenjang sekolah dasar.

Beban pelajaran merupakan tuntutan agar anak belajar bertanggung jawab dan mandiri.

-Usia 12-15 tahun

Di usia ini anak biasanya sudah berada di tingkat SMP, di mana menjadi masa remaja awal yang sedang mengembangkan jati diri dan melalui proses pencarian identitas diri.

Sehingga rasa tanggung jawab dan kemandirian mengalami proses pertumbuhan.

-Usia 15-18 tahun

Pada usia ini anak-anak sudah berada di tingkat SMA yang sedang mempersiapkan diri menuju proses pendewasaan diri.

Setelah melewati pendidikan dasar dan menengah, maka mereka akan memutuskan untuk menuju pendidikan tinggi, bekerja, atau menikah.

[answer.2.content]